At this post, we will discuss how to display and bring back files that have been hidden by the virus.
This problem usually appears after we did virus scan on the flash drive or in our computer. After the scan is complete and we want to check whether the files in it is still OK, it turns out we can not find some or even all the files. But when we check on its properties, the drive is not empty, still contain aliases. This can be concluded that our data has been hidden by the virus.
So, how to file so that we can show back?
Follow this step:
1. Click START --> RUN
2. Type cmd and press enter
3. Type the name of DRIVE. For example, we want to display the data in flash drive, and it is in the drive (F:) then type: f: and press enter
4. Type dir /a and press enter
5. Type attrib -r -h -s *.* /s /d and press enter
6. Refresh a few times, and then open windows explorer
**Note: OS = WinXP (For OS other than Windows XP, I do not know how this can work or do)
Good luck and always stay away from the virus!!
Info : vivin-dk
7.17.2009
Mengatasi Masalah Generic Host Process for Win32 Services Error
Tulisan ini sengaja saya posting karena seringkali kita mengalami masalah setiap kali konek ke internet, koneksi tiba-tiba terputus tanpa bisa berbuat banyak lagi diiringi dengan pesan "svchost.exe Application error". Mungkin bagi banyak pengguna internet mengalami hal yang sama, sehingga menggugah saya untuk berbagi pengalaman ini dengan sesama pengguna internet, khususnya di Indonesia.

Pernahkah anda mengalami ketika sedang asyik surfing tiba-tiba muncul kotak dialog "Host Process for Win32 Services Error", atau yang senada dengan itu? Kesal?
Ketika pesan seperti itu muncul, biasanya komputer lalu tidak bisa koneksi ke internet, dan walaupun kita coba untuk men-diskonek koneksi kita, tetap saja tidak bisa koneksi lagi, kecuali kalau sudah direstart.
Kejadiannya seperti ini:
1. Ketika sedang enak-enaknya surfing di internet, Anda lihat icon Internet tetap terkoneksi di system tray tapi Anda tidak bisa surf, browse atau melakukan apapun.
2. Anda mendapatkan suatu pesan error seperti “Generic Host Process for Win32 Services has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.”
3. Pesan error report tentang kegagalan netapi32.dll dan svchost.exe.
4. Anda mencoba untuk diskonek internet Anda karena tidak aktivitas internet tetapi icon Internet tidak tampak.
5. Anda menerima sebuah pesan error seperti “Your PC has recovered from a serious problem”, dsb.
Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut?
Sebetulnya kalau kotak dialog tersebut dibiarkan tidak ditutup atau ditekan OK, biasanya koneksi kita akan terus berjalan. Jadi jangan kesusu menekan tombol OK di kotak dialog tersebut, tapi sembunyikan saja di tempat yang tidak kelihatan atau tidak menutupi layar, dan koneksipun akan tetap berlanjut. Namun itu biasanya hanya berlangsung beberapa saat saja, dan selang beberapa lama kemudian, layar akan 'blink' putih, dan tetap berjalan, tapi koneksi tidak tersambung.
Cara kedua sebetulnya sangat mudah sekali mendapatkan solusinya, yaitu dengan
mencarinya di Google dengan mengetikkan kata kunci “Fix Generic Host”, dan Anda akan menemukan banyak sekali blog yang menulis tentang masalah ini. Diantaranya adalah seperti yang akan diurai berikut ini.
Menutup Port 445:
1. Start Registry Editor (Regedit.exe) dengan meng-klik Start menu, kemudian klik Run.
2. Pada kotak kecil yang terbuka, ketik: regedit kemudian klik OK. Registry Editor sekarang terbuka.
3. Carilah registry berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
Di bagian kanan window carilah opsi yg bernama TransportBindName.
Dobel klik angka tersebut, kemudian delete default value, sehingga menjadi kosong (blank value).
Menutup Port 135:
1. Kemudian Anda harus mencari kunci berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE
2. Anda akan melihat sebuah String Value yang bernama: EnableDCOM
Set-lah value ke: N (biasanya tertulis Y)
3. Tutuplah Registry Editor. Restart-lah komputer Anda.
Perhatian: Sebelum melakukan perubahan pada registry tersebut, sebaiknya dibackup terlebih dahulu, karena ada dampak dari perubahan registry tersebut, seperti koneksi LAN tidak tersambung, dlsb.
Ada 4 solusi baru utk mengatasi Generic Host For Win32 Error di Windows, yang diambil dari Sizlopedia:
Solusi #1:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘Regedit’
Klik bagian:
HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Browser > Parameters
Carilah dengan mengklik Find kata kunci : IsDomainMaster
dan set
Data: False
Restart PC kamu.
Solusi #2:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘cmd’
Tulislah ‘netsh’ di konsol command lalu tekan enter
Kemduian ketik ‘winsock’ dan tekan enter lalu tulis reset
Restart PC Anda.
Solusi #3:
Download LspFix (http://cexx.org/lspfix.htm) dan ikuti langkah-langkah yang diberikan.
Solusi #4:
Download Microsoft UpdatePatch dan jalankan. Kalau sekiranya tidak mengganggu pekerjaan Anda, restartlah computer Anda setelah menginstall update.
Semoga salah satu dari solusi diatas akan menyelesaikan error yang ada
source : sizlopedia

Pernahkah anda mengalami ketika sedang asyik surfing tiba-tiba muncul kotak dialog "Host Process for Win32 Services Error", atau yang senada dengan itu? Kesal?
Ketika pesan seperti itu muncul, biasanya komputer lalu tidak bisa koneksi ke internet, dan walaupun kita coba untuk men-diskonek koneksi kita, tetap saja tidak bisa koneksi lagi, kecuali kalau sudah direstart.
Kejadiannya seperti ini:
1. Ketika sedang enak-enaknya surfing di internet, Anda lihat icon Internet tetap terkoneksi di system tray tapi Anda tidak bisa surf, browse atau melakukan apapun.
2. Anda mendapatkan suatu pesan error seperti “Generic Host Process for Win32 Services has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.”
3. Pesan error report tentang kegagalan netapi32.dll dan svchost.exe.
4. Anda mencoba untuk diskonek internet Anda karena tidak aktivitas internet tetapi icon Internet tidak tampak.
5. Anda menerima sebuah pesan error seperti “Your PC has recovered from a serious problem”, dsb.
Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut?
Sebetulnya kalau kotak dialog tersebut dibiarkan tidak ditutup atau ditekan OK, biasanya koneksi kita akan terus berjalan. Jadi jangan kesusu menekan tombol OK di kotak dialog tersebut, tapi sembunyikan saja di tempat yang tidak kelihatan atau tidak menutupi layar, dan koneksipun akan tetap berlanjut. Namun itu biasanya hanya berlangsung beberapa saat saja, dan selang beberapa lama kemudian, layar akan 'blink' putih, dan tetap berjalan, tapi koneksi tidak tersambung.
Cara kedua sebetulnya sangat mudah sekali mendapatkan solusinya, yaitu dengan
mencarinya di Google dengan mengetikkan kata kunci “Fix Generic Host”, dan Anda akan menemukan banyak sekali blog yang menulis tentang masalah ini. Diantaranya adalah seperti yang akan diurai berikut ini.
Menutup Port 445:
1. Start Registry Editor (Regedit.exe) dengan meng-klik Start menu, kemudian klik Run.
2. Pada kotak kecil yang terbuka, ketik: regedit kemudian klik OK. Registry Editor sekarang terbuka.
3. Carilah registry berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
Di bagian kanan window carilah opsi yg bernama TransportBindName.
Dobel klik angka tersebut, kemudian delete default value, sehingga menjadi kosong (blank value).
Menutup Port 135:
1. Kemudian Anda harus mencari kunci berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE
2. Anda akan melihat sebuah String Value yang bernama: EnableDCOM
Set-lah value ke: N (biasanya tertulis Y)
3. Tutuplah Registry Editor. Restart-lah komputer Anda.
Perhatian: Sebelum melakukan perubahan pada registry tersebut, sebaiknya dibackup terlebih dahulu, karena ada dampak dari perubahan registry tersebut, seperti koneksi LAN tidak tersambung, dlsb.
Ada 4 solusi baru utk mengatasi Generic Host For Win32 Error di Windows, yang diambil dari Sizlopedia:
Solusi #1:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘Regedit’
Klik bagian:
HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Browser > Parameters
Carilah dengan mengklik Find kata kunci : IsDomainMaster
dan set
Data: False
Restart PC kamu.
Solusi #2:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘cmd’
Tulislah ‘netsh’ di konsol command lalu tekan enter
Kemduian ketik ‘winsock’ dan tekan enter lalu tulis reset
Restart PC Anda.
Solusi #3:
Download LspFix (http://cexx.org/lspfix.htm) dan ikuti langkah-langkah yang diberikan.
Solusi #4:
Download Microsoft UpdatePatch dan jalankan. Kalau sekiranya tidak mengganggu pekerjaan Anda, restartlah computer Anda setelah menginstall update.
Semoga salah satu dari solusi diatas akan menyelesaikan error yang ada
source : sizlopedia
6.23.2009
Merawat & Membersihkan Monitor LCD
Tidak seperti monitor pada umumnya, layar notebook atau layar LCD memang membutuhkan perhatian dan perawatan yang ekstra.
Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa Anda manfaatkan:
* Selalu tutup notebook Anda jika tidak sedang digunakan. Jika perlu gunakan penutup anti debu dari plastik atau simpan dalam tas notebook.
* Jangan pernah menyentuh layar notebook, apalagi dengan benda tajam.
* Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada layar notebook.
* Saat notebook tertutup usahakan notebook tidak mengalami tekanan. Terutama jangan letakkan benda-benda berat di atas notebook yang tertutup.
* Jangan menutup notebook saat ada benda tertentu antara layar dan keyboard. Bahkan selembar kertas yang terjepit antara layar dan keyboard bisa menjadi penyebab kerusakan layar.
* Jangan menutup notebook dengan cara membanting.
* Untuk membersihkan layar notebook, gunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk membersihkan layar LCD dari debu.
* Jika sikat tidak cukup, gunakan kain lembut atau tisu yang dibasahi dengan cairan pembersih. Ingat! Jangan gunakan cairan pembersih yang mengandung amoniak atau alkohol. Semprotkan cairan pembersih pada kain dan usap layar perlahan-lahan saat membersihkan.
* Cairan pembersih untuk layar notebook disarankan menggunakan jenis pembersih yang sama dengan yang digunakan untuk layar kamera digital. Cairan ini biasanya bisa didapatkan di toko penjual perlengkapan kamera.
Berikut ini beberapa tips yang mungkin bisa Anda manfaatkan:
* Selalu tutup notebook Anda jika tidak sedang digunakan. Jika perlu gunakan penutup anti debu dari plastik atau simpan dalam tas notebook.
* Jangan pernah menyentuh layar notebook, apalagi dengan benda tajam.
* Jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung pada layar notebook.
* Saat notebook tertutup usahakan notebook tidak mengalami tekanan. Terutama jangan letakkan benda-benda berat di atas notebook yang tertutup.
* Jangan menutup notebook saat ada benda tertentu antara layar dan keyboard. Bahkan selembar kertas yang terjepit antara layar dan keyboard bisa menjadi penyebab kerusakan layar.
* Jangan menutup notebook dengan cara membanting.
* Untuk membersihkan layar notebook, gunakan sikat lembut yang memang dirancang untuk membersihkan layar LCD dari debu.
* Jika sikat tidak cukup, gunakan kain lembut atau tisu yang dibasahi dengan cairan pembersih. Ingat! Jangan gunakan cairan pembersih yang mengandung amoniak atau alkohol. Semprotkan cairan pembersih pada kain dan usap layar perlahan-lahan saat membersihkan.
* Cairan pembersih untuk layar notebook disarankan menggunakan jenis pembersih yang sama dengan yang digunakan untuk layar kamera digital. Cairan ini biasanya bisa didapatkan di toko penjual perlengkapan kamera.
Mempercepat Koneksi Internet Anda
Browsing Internet dengan kecepatan yang tinggi pasti sangat menyenangkan, berbagai cara dilakukan untuk mempercepat koneksi internet baik menggunakan software agar koneksi internet menjadi lebih cepat maupun menggunakan settingan tertentu yang diklaim bisa mempercepat koneksi internet.

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet :
A. Menggubah setting bandwith pada windows (Hanya kami uji pada Windows XP)
Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, jika netter ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :
1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik (buka) Administrative Templates
6. Kemudian klik (buka) Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply, dan terus Ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer
B. Pakai browser Google Chrome atau Apple Safari
Versi terbaru dari browser Chrome dan Safari sangatlah cepat bila dibandingkan dengan Firefox ataupun Internet Explorer (sudah dicoba dan terbukti memang jauh lebih cepat). Saran saya pakailah Google Chrome karena selain cepat, Chrome lebih aman dibanding dengan Safari, walau dalam beberapa hal Safari kadang lebih cepat dari Chrome.
Kalau netter sudah terbiasa memakai Firefox dan tidak ingin beralih ke browser lagi, bisa tambahkan Add-on "Adblock" untuk memblok iklan, gambar, dan flash yang aktif. Ada beberapa Add-on lagi dari Firefox seperti NoScript yang bisa mempercepat akses internet, tapi sayangnya kalau kebanyakan Add-on justru, kadang malah memperlambat akses dari browser Firefox sendiri.
C. Perbesar cache browser hingga 5% dari kapasitas Harddisk atau 1 - 2 GB
Cara ini terbukti efektif untuk mempercepat akses browser. Logikanya adalah browser tidak perlu tiap kali loading gambar dan tetek bengeknya segala setiap kali berkunjung ke situs yang sudah pernah dikunjungi, karena kalau situs sudah pernah dikunjungi akan otomatis di-cache oleh browser.
Cara ini hanya berlaku jika kapasitas harddisk netter cukup besar. Pada umumnya masing-masing browser ada yang bisa diset kapasitas cachenya, ada yang otomatis. Jika browser netter tidak ada pilihan set cache, artinya netter jangan sering-sering (atau tidak perlu) clear history di browser.
sumber :ketok.com

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk mempercepat koneksi internet :
A. Menggubah setting bandwith pada windows (Hanya kami uji pada Windows XP)
Pada dasarnya OS windows sudah membatasi bandwidth untuk koneksi internet sebanyak 20% dari total bandwidth yang seharusnya bisa maksimal, jika netter ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat dan kencang bisa dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut supaya pada Windows kita bisa maksimal dalam menggunakan bandwidth yang sudah ada.
Ikuti petunjuknya seperti dibawah ini :
1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian klik Ok
5. Setelah masuk klik (buka) Administrative Templates
6. Kemudian klik (buka) Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Dan setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply, dan terus Ok
12. Kemudian keluar dan Restart komputer
B. Pakai browser Google Chrome atau Apple Safari
Versi terbaru dari browser Chrome dan Safari sangatlah cepat bila dibandingkan dengan Firefox ataupun Internet Explorer (sudah dicoba dan terbukti memang jauh lebih cepat). Saran saya pakailah Google Chrome karena selain cepat, Chrome lebih aman dibanding dengan Safari, walau dalam beberapa hal Safari kadang lebih cepat dari Chrome.
Kalau netter sudah terbiasa memakai Firefox dan tidak ingin beralih ke browser lagi, bisa tambahkan Add-on "Adblock" untuk memblok iklan, gambar, dan flash yang aktif. Ada beberapa Add-on lagi dari Firefox seperti NoScript yang bisa mempercepat akses internet, tapi sayangnya kalau kebanyakan Add-on justru, kadang malah memperlambat akses dari browser Firefox sendiri.
C. Perbesar cache browser hingga 5% dari kapasitas Harddisk atau 1 - 2 GB
Cara ini terbukti efektif untuk mempercepat akses browser. Logikanya adalah browser tidak perlu tiap kali loading gambar dan tetek bengeknya segala setiap kali berkunjung ke situs yang sudah pernah dikunjungi, karena kalau situs sudah pernah dikunjungi akan otomatis di-cache oleh browser.
Cara ini hanya berlaku jika kapasitas harddisk netter cukup besar. Pada umumnya masing-masing browser ada yang bisa diset kapasitas cachenya, ada yang otomatis. Jika browser netter tidak ada pilihan set cache, artinya netter jangan sering-sering (atau tidak perlu) clear history di browser.
sumber :ketok.com
4.03.2009
Mencegah Virus Dari Flashdisk Menginfeksi Komputer Kita
Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan dalam penyebaran virus.
Pada waktu kita memasukkan flashdisk ke USB komputer kita, maka secara default windows akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto play.
Banyak sekali virus yang menggunakan fungsi Auto Play ini untuk menyebarkan diri mereka dan kemudian menginfeksi komputer kita.
Disini kita akan berusaha untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer kita dengan cara meng-nonaktifkan fungsi Auto Play tersebut.
Berikut caranya :
- Klik Start –> run “gpedit.msc”
- Pilih Computer Configuration –> Administrative Templates
- Lalu Pilih System, cari file Turn Off Auto Play dan klik double
- Lalu centang pilihan enabled dan Turn Off Auto Play pilih All Drive
- Lalu klik OK, Tutup dan restart
Cara lain untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer adalah dengan cara mengaktifkan user Guest dan selalu login dengan user guest tersebut.
Karena dengan user Guest maka secara tidak langsung kita akan mematikan fungsi registry, karena Virus akan selalu manginfeksi file registry ini dan merubah value di dalamnya.
Anda juga dapat meminimalisir virus masuk ke dalam komputer dengan selalu mengupdate anti virus secara rutin.
Pada waktu kita memasukkan flashdisk ke USB komputer kita, maka secara default windows akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto play.
Banyak sekali virus yang menggunakan fungsi Auto Play ini untuk menyebarkan diri mereka dan kemudian menginfeksi komputer kita.
Disini kita akan berusaha untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer kita dengan cara meng-nonaktifkan fungsi Auto Play tersebut.
Berikut caranya :
- Klik Start –> run “gpedit.msc”
- Pilih Computer Configuration –> Administrative Templates
- Lalu Pilih System, cari file Turn Off Auto Play dan klik double
- Lalu centang pilihan enabled dan Turn Off Auto Play pilih All Drive
- Lalu klik OK, Tutup dan restart
Cara lain untuk meminimalisir virus masuk ke dalam komputer adalah dengan cara mengaktifkan user Guest dan selalu login dengan user guest tersebut.
Karena dengan user Guest maka secara tidak langsung kita akan mematikan fungsi registry, karena Virus akan selalu manginfeksi file registry ini dan merubah value di dalamnya.
Anda juga dapat meminimalisir virus masuk ke dalam komputer dengan selalu mengupdate anti virus secara rutin.
Subscribe to:
Posts (Atom)